Gerakan meningkatkan konsentrasi belajar anak

Educational Kinesiology Bag. 1

Orang tua sering bingung dan pusing menghadapi anak usia 5-8 tahun untuk belajar ketika ia sulit untuk belajar. Bahkan ada orang tua stress menghadapi anak yang demikian apalagi melihat anak-anak tetangganya yang telah jauh lebih maju karena rajin dan cepat menyesuaikan diri dalam proses belajar mereka.

Orang tua hendaknya sesegera mungkin mengajak anak untuk bermain terlebih dahulu. Permainan yang dimaksukan di sini adalah serangkai gerakan-gerakan(senam) otak.
Senam otak (brain gym) adalah rangkaian latihan gerakan sederhana yang dilakukan untuk memudahkan kegiatan belajar.

Rangkaian gerakan yang dilakukan bisa memperbaiki konsentrasi belajar si kecil, meningkatkan rasa percaya diri, menguatkan motivasi belajar, serta membuatnya lebih mampu mengendalikan stres.

Porsi latihan yang tepat adalah sekitar 10-15 menit, sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Latihan-latihan senam otak ini adalah inti dari Educational Kinesiology.

kinesiology adalah ilmu tentang gerakan tubuh manusia.

Semoga bermanfaat.
Salam

Iklan
Published in: on 24 September 2013 at 7:41 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

TIGA PINTU KEBIJAKSANAAN

3 pintu

Seorang Raja, mempunyai anak tunggal yang pemberani, terampil dan pintar.
Untuk menyempurnakan pengetahuannya, ia mengirimnya kepada seorang pertapa bijaksana.

“Berikanlah pencerahan padaku tentang Jalan HIDUPku” Sang Pangeran meminta.

“Kata-kataku akan memudar laksana jejak kakimu di atas pasir”, kata sang Pertapa,,,

“Saya akan berikan petunjuk padamu, di Jalan HIDUPmu engkau akan menemui 3 pintu.
Bacalah kata-kata yang tertulis di setiap pintu dan ikuti kata “hati”mu.”

Sekarang pergilah sang Pertapa menghilang dan Pangeran melanjutkan perjalanannya. Segera ia menemukan sebuah pintu besar yang di atasnya tertulis kata “UBAHLAH DUNIA”

“Ini memang yang kuinginkan” pikir sang Pangeran,,,
“Karena di dunia ini ada hal-hal yang aku sukai dan ada pula hal-hal yang tak kusukai. Aku akan mengubahnya agar sesuai keinginanku”

Maka mulailah ia memulai pertarungannya yang pertama, yaitu mengubah dunia. Ambisi, cita-cita dan kekuatannya membantunya dalam usaha menaklukkan dunia agar sesuai hasratnya. Ia mendapatkan banyak kesenangan dalam usahanya tetapi “hati”nya tidak merasa damai. Walau sebagian berhasil diubahnya tetapi sebagian lainnya menentangnya.

Tahun demi tahun berlalu. Suatu hari, ia bertemu sang Pertapa kembali.

“Apa yang engkau pelajari dari Jalanmu ?” Tanya sang Pertapa,,

“Aku belajar bagaimana membedakan apa yang dapat klakukan dengan kekuatanku dan apa yang di luar kemampuanku, apa yang tergantung padaku dan apa yang tidak tergantung padaku” jawab Pangeran

“Bagus! Gunakan kekuatanmu sesuai kemampuanmu. Lupakan apa yang diluar kekuatanmu, apa yang engkau tak sanggup mengubahnya” dan sang Pertapa menghilang,,,,

Tak lama kemudian, sang Pangeran tiba di Pintu kedua yang bertuliskan “UBAHLAH SESAMAMU”

“Ini memang keinginanku” pikirnya. “Orang-orang di sekitarku adalah sumber kesenangan, kebahagiaan, tetapi mereka juga yang mendatangkan derita, kepahitan dan frustrasi”

Dan kemudian ia mencoba mengubah semua orang yang tak disukainya. Ia mencoba mengubah karakter mereka dan menghilangkan kelemahan mereka. Ini menjadi pertarungannya yang kedua.

Tahun-tahun berlalu, kembali ia bertemu sang Pertapa.

“Apa yang engkau pelajari kali ini?”,,,,

“Saya belajar, bahwa mereka bukanlah sumber dari kegembiraan atau kedukaanku, keberhasilan atau kegagalanku. Mereka hanya memberikan kesempatan agar hal-hal tersebut dapat muncul. Sebenarnya di dalam dirikulah segala hal tersebut berakar”

“Engkau benar” Kata sang Pertapa,,,
“Apa yang mereka bangkitkan dari dirimu, sebenarnya mereka mengenalkan engkau pada dirimu sendiri.

Bersyukurlah pada mereka yang telah membuatmu senang & bahagia dan bersyukur pula pada mereka yang menyebabkan derita dan frustrasi.

Karena melalui mereka lah, KeHIDUPan mengajarkanmu apa yang perlu engkau kuasai dan jalan apa yang harus kau tempuh”

Kembali sang Pertapa menghilang,,,,

Kini Pangeran sampai ke pintu ketiga “UBAHLAH DIRIMU”

“Jika memang diriku sendiri lah sumber dari segala problemku, memang disanalah aku harus mengubahnya”. Ia berkata pada dirinya sendiri.

Dan ia memulai pertarungannya yang ketiga. Ia mencoba mengubah karakternya sendiri, melawan ketidak sempurnaannya, menghilangkan kelemahannya, mengubah segala hal yg tak ia sukai dari dirinya, yang tak sesuai dengan gambaran ideal.

Setelah beberapa tahun berusaha, dimana sebagian ia berhasil dan sebagian lagi gagal dan ada hambatan, Pangeran bertemu sang Pertapa kembali.

“Kini apa yang engkau pelajari ?”

“Aku belajar bahwa ada hal-hal di dalam diriku yang bisa ditingkatkan dan ada yang tidak bisa saya ubah”

“Itu bagus” ujar sang pertapa.
“Ya” lanjut Pangeran, “tapi saya mulai lelah untuk bertarung melawan dunia, melawan setiap orang dan melawan diri sendiri. Tidakkah ada akhir dari semuai ini ? Kapan saya bisa tenang ? Saya ingin berhenti bertarung, ingin menyerah, ingin meninggalkan semua ini !”

“Itu adalah pelajaranmu berikutnya” ujar Pertapa,,,
Tapi sebelum itu, balikkan punggungmu dan lihatlah Jalan yang telah engkau tempuh”.
Dan ia pun menghilang,,,,

Ketika melihat ke belakang, ia memandang Pintu Ketiga dari kejauhan dan melihat adanya tulisan di bagian belakangnya yang berbunyi “TERIMALAH DIRIMU”.

Pangeran terkejut karena tidak melihat tulisan ini ketika melalui pintu tsb.

“Ketika seorang mulai bertarung, maka ia mulai menjadi buta” ,,,katanya pada dirinya sendiri.

Ia juga melihat, bertebaran di atas tanah, semua yang ia campakkan, kekurangannya, bayangannya, ketakutannya. Ia mulai menyadari bagaimana mengenali mereka, menerimanya dan mencintainya apa adanya.

Ia belajar mencintai dirinya sendiri dan tidak lagi membandingkan dirinya dengan orang lain, tanpa mengadili, tanpa mencerca dirinya sendiri.

Ia bertemu sang Pertapa, dan berkata “Aku belajar, bahwa membenci dan menolak sebagian dari diriku sendiri sama saja dengan mengutuk untuk tidak pernah berdamai dengan diri sendiri. Aku belajar untuk menerima diriku seutuhnya, secara total dan tanpa syarat.”

“Bagus, itu adalah Pintu Pertama Kebijaksanaan” , ujar Pertapa.
“Sekarang engkau boleh kembali ke Pintu Kedua”

Segera ia mencapai Pintu Kedua, yang tertulis di sisi belakangnya “TERIMALAH SESAMAMU”

Ia bisa melihat orang-orang di sekitarnya, mereka yang ia suka dan cintai, serta mereka yang ia benci. Mereka yang mendukungnya, juga mereka yang melawannya.

Tetapi yang mengherankannya, ia tidak lagi bisa melihat ketidaksempurnaan mereka, kekurangan mereka. Apa yang sebelumnya membuat ia malu dan berusaha mengubahnya.

Ia bertemu sang Pertapa kembali, “Aku belajar” ujarnya “Bahwa dengan berdamai dengan diriku, aku tak punya sesuatupun untuk dipersalahkan pada orang lain, tak sesuatupun yg perlu ditakutkan dari merela. Aku belajar untuk menerima dan mencintai mereka, apa adanya.

“Itu adalah Pintu Kedua Kebijaksanaan” ujar sang Pertapa,

“Sekarang pergilah ke Pintu Pertama”

Dan di belakang Pintu Pertama, ia melihat tulisan “TERIMALAH DUNIA”

“Sungguh aneh” ujarnya pada dirinya sendiri, “Mengapa saya tidak melihatnya sebelumnya??!!!!”,,,,

Ia melihat sekitarnya dan mengenali dunia yang sebelumnya berusaha ia taklukan dan ia ubah.

Sekarang ia terpesona dengan betapa cerah dan indahnya dunia. Dengan kesempurnaannya.

Tetapi, ini adalah dunia yang sama, apakah memang dunia yang berubah atau cara pandangnya??,,,,

Kembali ia bertemu dengan sang Pertapa :

“Apa yang engkau pelajari sekarang ?”

“Aku belajar bahwa dunia sebenarnya adalah cermin dari jiwaku. Bahwa Jiwaku tidak melihat dunia melainkan melihat dirinya sendiri di dalam dunia. Ketika jiwaku senang, maka dunia pun menjadi tempat yang menyenangkan. Ketika jiwaku muram, maka dunia pun kelihatannya muram.

Dunia sendiri tidaklah menyenangkan atau muram. Ia ADA, itu saja.

Bukanlah dunia yang membuatku terganggu, melainkan ide yang aku lihat mengenainya. Aku belajar untuk menerimanya tanpa menghakimi, menerima seutuhnya, tanpa syarat.

“Itu Pintu Ketiga Kebijaksanaan” ujar sang Pertapa.
“Sekarang engkau berdamai dengan dirimu, sesamamu dan dunia”

Sang pertapa pun menghilang,,,,,

Sang pangeran merasakan aliran yang menyejukkan dari kedamaian, ketentraman, yang berlimpah merasuki dirinya. Ia merasa hening dan damai.

End.

_/\_
Namaste

Published in: on 17 Mei 2013 at 6:23 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

Tidak ada pejuang tanpa peperangan

menemui tantang kehidupan memang tak terelakkan ..namun terkalahkan oleh tantangan itu adalah sebuah pilihan .. karena ini cuma permainan betah-betahan, siapa paling betah bertahan dialah pemenangnya

benar, tidak mudah untuk bertahan dan berjuang sampai semuanya terlewati, namun kalau anda menghendaki jalan pintas, silahkan baca kisah di bawah ini:

seorang mahasiswa di salah satu universitas terkenal di Nigeria, menemukan sebuah kepompong tidak jauh dari kursi taman favoritnya di kampus .. kepompong itu diamatinya, dan dibawanya pulang, diletakkan di atas sebuah mangkuk kecil .. beberapa hari kemudian kepompong itu mulai robek, dan terbukalah sebuah celah kecil .. sambil belajar, mahasiswa ini sesekali mengamati sudah sejauh mana proses keluarnya kupu-kupu itu .. diapun melihat betapa keras upaya kupu-kupu yang baru terlahir itu berusaha keluar melalui celah kecil itu .. akhirnya beberapa jam kemudian, tidak ada perubahan maupun pergerakan sedikitpun .. “Kecapekan dan akhirnya menyerah” kata si mahasiswa, lalu muncullah niat baiknya membantu si kupu-kupu .. diguntingnyalah lubang tersebut sehingga jadi lebih lebar .. tak lama kemudian keluarlah sosok makhluk yang sangat jelek, berbadan gendut dengan sayap yang tergulung sampai kecil .. si mahasiswa berpikir, mungkin sang bayi-kupu-kupu perlu waktu dan udara terbuka untuk mengembangkan sayapnya dan berubah bentuk menjadi kupu-kupu yang indah .. 1 jam .. 2 jam .. 3 jam-pun berlalu .. kupu-kupu itu tak berubah, dan akhirnya mati .. ketika hendak membuang bangkai kupu-kupu itu, diapun berpapasan dengan kakeknya .. kakeknya melihat bangkai kupu-kupu itu dan tersenyum, “Kebaikan dan jalan pintas yang kau sediakan untuk kupu-kupu ini telah membawanya kepada kematian .. kamu tidak mengerti bahwa lubang kecil itu adalah yang terbaik untuk sang bayi kupu-kupu, yang telah disediakan Tuhan untuk memaksanya berjuang keras melewati celah sempit itu, sehingga cairan lemak dari tubuhnya akan terdorong ke bagian sayap, dan memaksa sayapnya keluar dari selubungnya .. sehingga pada akhirnya berhasil keluar dari celah sempit itu dengan tubuh yang langsing dan sayap yang telah siap terkembang .. kamu seharusnya membiarkannya BERJUANG!!!”

Apa yang kita petik dari kisah itu adalah .. tidak jarang perjuangan adalah satu-satunya yang kita perlukan dalam satu tahapan kehidupan .. tantangan adalah sarapan bagai para calon pemenang .. keberhasilan itu sendiri adalah kegagalan yang bertransformasi .. tidak ada 1 orangpun, termasuk yang dapat warisan perusahaan dari keluarganya, atau terlahir dengan kekayaan yang berlimpah sekalipun .. yang mampu membuat sebuah dampak perubahan yang luar biasa tanpa usaha yang perlu diperjuangkan .. hehehe, pasti gak enak ceritanya kalau dia tidak bisa menceritakan kisah perjuangannya ..

salam.

Published in: on 26 Agustus 2012 at 8:46 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Bersosialisasi

CARA BERSOSIALISASI BERSKAP DAN BERGAUL

A. PROSES SOSIALISASI

Proses pembimbingan individu ke dalam dunia social disebut Sosoalisasi. Sosialisasi dilakukan dengan mendidik individu tentang kebudayaan yang harus dimiliki dan diikutinya agar ia menjadi anggota yang lebih baik dalam masyarakat dan dalam berbagai kelompok khusus. Sosialisasi dapat dianggap sama dengan pendidikan. Sosialisasi adalah soal belajar.Dalam proses sosialisas individu belajar tingkah laku, kebiasaan serta pola-pola kebudayaan. Juga ketrampilan sosial seperti berbahasa, bergaul, berpakaian dan cara makan. Seluruh proses sosialisasi berlangsung dalam interaksi individu dengan lingkungannya.
Proses sosialisasi adalah proses belajar, yaitu suatu proses akomodasi dengan mana individu menahan, mengubah implus-implus dalam dirinya dan mengambil oper cara hidup atau kebudayaan masyarakat.
Dalam proses sosialisasi itu individu mempelajari kebiasaan, sikap, ide-ide, pola-pola nilai dan tingkah laku, dan standar tingkah laku dalam masyarakat di mana dia hidup.

Semua sifat dan kecakapan yang dipelajari dalam proses sosialisasi itu disusun dan dikembangkannya sebagai suatu kesatuan sistem dalam diri pribadinya.

B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SOSIALISASI

Dalam proses sosialisasi individu berkembang menjadi suatu pribadi atau makhluk sosial. Pribadi atau makhluk social ini merupakan kesatuan integral dan sifat-sifat individu yang berkembang melalui proses sosialisasi, sifat mana mempengaruhi hubungannya dengan orang lain dalam masyarakat.

1. Sifatdasar 4. Lingkungan
2. Lingkungan prenatal 5. Motivasi
3. Perbedaan individual

Metode-metode yang dipergunakan oleh orang dewasa atau masyarakat dalam mempengaruhi proses sosialisasi anak dapat digolongkan dalam tiga kategori, yaitu.

Metode ganjaran dan hukuman, tingkah laku anak yang salah, tidak baik, tercela, kurang pantas,tidak diterima oleh masyarakat mendapatkan hukuman, sedangkan tingkah laku yang sebaiknya mendapatkan ganjaran. Hukuman dapat berupa hukuman badan (pukulan), dapat pula berupa hukuman sosial (diasingkan, dikurangi hak-haknya, dikucilkan dan sebagainya).

Metode didactic teaching. Dengan metode ini kepada anak diajarkan berbagai macam pengetahuan, dan ketrampilan melalui pemberian informasi, ceramah dan penjelasan. Metode ini digunakan dalam pendidikan sekolah, pendidikan agama, pendidikan kepramukaan, dan sebagainya.

Metode pemberian contoh. Dengan contoh itu terjadi proses imitasi (peniruan) tingkah laku dan sifat-sifat orang dewasa oleh anak.

C. MEDIA SOSIALISASI

Media sosialisasi merupakan tempat dimana sosialisasi itu terjadi atau disebut juga sebagai agen sosialisasi (agent of socialization) atau sarana sosialisasi.Yang dimaksud dengan agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang membantu seseorang individu menerima nilai-nilai atau tempat di mana seorang individu belajar terhadap segala sesuatu yang kemudian menjadikannya dewasa.
Secara rinci, beberapa media sosialisasi yang utama adalah.

1. Keluarga
Anak yang barulahir (bayi) mengalami proses sosialisasi yang paling pertama adalah di dalam keluarga. Dari sinilah anak pertama kali mengenal lingkungan social dan budayanya, juga mengenal seluruh anggota keluarganya–ayah, ibu, dan saudara-saudaranya—sampai anak itu mengenal dirinya sendiri.
2. Kelompok Bermain
Kelompok bermain baik yang berasal dari kerabat, tetangga maupun teman sekolah—merupakan agen sosialisasi yang pengaruhnya besar dalam membentuk pola-pola perilaku seseorang. Di dalam kelompok bermain, anak mempelajari berbagai kemampuan baru yang acap kali berbeda dengan apa yang mereka pelajari dari keluarganya.
Di dalam kelompok bermain individu mempelajari norma nilai, kultural, peran, dan semua persyaratan lainnya yang dibutuhkan individu untuk memungkinkan pertisipasinya yang efektif di dalam kelompok permainannya.
3. Sekolah
Sekolah merupakan media sosialisasi yang lebih luas dari keluarga.Sekolah mempunyai potensi yang pengaruhnya cukup besar dalam pembentukan sikap dan perilaku seorang anak, serta mempersiapkannya untuk penguasaan peranan-peranan baru di kemudian hari—di kala anak atau orang tidak lagi menggantungkan hidup nya pada orang tua atau keluarganya.
4. Lingkungan Kerja
Di dalam lingkungan kerja inilah individu saling berinteraksi dan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan nilai dan norma yang berlaku di dalamnya.
5. Media Massa
Dalam kehidupan masyarakat modern, komunikasi merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting terutama untuk menerima dan menyampaikan informasi dari suatu pihak kepihak lain. Akibat pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam waktu yang sangat singkat, informasi-informasi tentang peristiwa-peristiwa, pesan, pendapat, berita, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya dengan mudah diterima oleh masyarakat, sehingga media massa—surat kabar, TV, film, radio, majalah, dan lainnya—mempunyai peranan penting dalam proses transformasi nilai-nilai dan norma-norma baru kepada masyarakat.

Proses sosialisasi tidak selalu berjalan lancer karena adanya sejumlah kesulitan diantaranya:
1. Kesulitan ekonomi
2. Polanorma yang beragam atau bertentangan
3. Perubahan-perubahan sosial yang terlalu cepat dan beragam.

Kesimpulan
Proses sosialisasi
Sosialisasi adalah soal belajar.Dalam proses sosialisasi individu belajar tingkah laku, kebiasaan serta pola-pola kebudayaan. Juga ketrampilan social seperti berbahasa, bergaul, berpakaian dan cara makan. Seluruh proses sosialisasi berlangsung dalam interaksi individu dengan lingkungannya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi sosialisasi:
1. Sifat dasar
2. Lingkungan prenatal
3. Perbedaan individual
4. Lingkungan dan,
5. Motivasi.
6. Media sosialisasi
7. Keluarga
8. Kelompok bermain
9. Sekolah
10. Lingkungan kerja
11. Media massa

***


Cara Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi

Dunia kerja, sebagai salah satu institusi yang banyak ‘merebut’ waktu kita, bukan hanya tempat bekerja, tapi juga tempat bersosialiasi. Oleh sebab itu, selain meningkatkan keahlian teknis dan profesional, kemampuan bersosialisasi pun perlu ditingkatkan. Apa pun bidang pekerjaan Anda, meskipun bukan di bagian kehumasan, sosialiasi tetap harus dilakukan, sebagai bagian dari interaksi dengan orang lain.Prinsip dasar bersosialiasi adalah bagaimana orang bisa mengenal Anda, dan menyukai Anda. Tak ada seorang pun senang pada rekan kerja yang memelototi layar komputer seharian. Tapi, tak ada seorang pun yang suka bila ada rekan yang terlalu sibuk bergosipria seolah tak punya kerjaan, atau sibuk mengomentari dan mengkritik ini itu sehingga dijuluki public enemy. Karena itu, sosialisasi amat tergantung kemampuan Anda menarik-ulur semua interaksi itu.

1. Bicara dengan jelas
Kemampuan berkomunikasi akan berdampak pada bagaimana orang-orang akan memperlakukan Anda. Mereka yang periang biasanya banyak teman, karena ia tahu bagaimana membangun pembicaraan.

2. Punya sesuatu untuk dikatakan
Jangan berpikir bahwa hanya karena Anda berbicara, orang lain pasti mendengarkan. Pastikan bahwa komentar Anda memang ada ‘isinya’. Jangan cuma jadi ‘ember bocor’.

3. Penuh pengertian
Setiap orang punya latar belakang yang berbeda. Jadi, pembicaraan awal biasanya tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai orang lain. Anda bisa saja tidak setuju dengan rekan kerja, tapi masih bisa bekerja sama secara produktif.

4. Pengaruhi orang lain
Dengan pendapat dan opini yang bermutu, Anda telah memberikan ‘warna’ dalam bersosialisasi. Hal ini akan mempengaruhi orang lain dan mereka akan menyukai Anda.

5. Selesaikan setiap masalah
Konflik tidak selalu jelek. Setiap argumentasi bisa dijadikan bahan untuk solusi. Kalau Anda bisa, lakukanlah.

6. Tetap berkepala dingin
Hati boleh panas, kepala harus tetap dingin, sudah biasa terdengar. Jadi, kalau Anda melihat ada orang yang memang senang cari gara-gara, mendingan jauhi saja dia.

7. Jangan takut untuk berubah
Ada orang yang begitu keras kepala sampai ia tak mau berubah meskipun perubahan itu baik. Jangan sampai begitu.

8. Tidak ada “saya” dalam tim
Banyak orang gemar membawa egonya dalam suatu team work. Semoga Anda bukan salah satunya. Jangan pernah lupa untuk memuji pekerjaan orang lain, mereka akan melakukan hal yang sama.

9. Berdirilah di tengah-tengah

Memang agak sulit, apa lagi kalau Anda terlibat langsung. Tapi, paling tidak, Anda punya pendapat yang jernih bila ada suatu konflik. Cobalah ambil jarak dulu, supaya Anda bisa menganalisis sesuatu dengan akurat.

10. Miliki rencana
Seperti apa pun dalam kehidupan, persiapkan diri Anda ketika akan bersosialisasi. Biarpun Anda spontan dan pandai beromongkosong, Anda harus punya patokan dalam proses berpikir ketika melakukan percakapan.

****

Kiat Jitu Menangani Penolakan

Dalam kehidupan kita sehari-hari pasti pernah mengalami penolakan, terutama bagi Anda yang berprofesi sebagai marketers atau yang tengah mengembangkan bisnis Anda sendiri. Apalagi teman-teman yang di industri network marketing ataupun asuransi, mungkin penolakan itu sudah menjadi makanan pokok Anda sehari-hari. Lantas apakah Anda takut dengan penolakan? Bagaimana Anda menyikapi penolakan yang Anda terima?

Satu hal yang perlu kita sadari adalah bahwa penolakan itu adalah hal biasa, dalam industri atau bidang apapun. Selama kita menawarkan sesuatu ke orang lain, apakah itu berupa barang atau jasa, Anda mempunyai kemungkinan ditolak. Saya sering mengatakan: “Penolakan itu hal biasa. Penerimaan baru Luar Biasa !” Bahkan penjual terbaik dan tergigih di dunia sekalipun pernah mengalami penolakan. Namun Anda bisa membuat penolakan itu justru berguna buat Anda. Apa yang harus Anda lakukan ketika seseorang mengejek ide besar Anda? Berikut empat cara untuk membalikkan penolakan menjadi penerimaan dan kesuksesan yang besar:

1. Jadikan setiap kata TIDAK sebagai Pembukaan, bukan Akhiran.
Jika seseorang menolak ide besar Anda hari ini, di masa depan penolakan akan menjadi peluang untuk membangun jejaring Anda. Sedikit sekali orang yang akan mengatakan secara terang-terangan: “Jangan pernah injakkan kaki lagi di sini.”
Kenyataannya, jika mereka punya sedikit rasa kemanusiaan, mereka akan merasa tidak enak untuk mengecewakan Anda. Tanyakan dengan sopan, “Anda tidak keberatan jika saya kabari Anda tentang kemajuan saya di waktu yang akan datang?” Saya jamin, kebanyakan orang akan mengiyakan pertanyaan itu. Kemudian, ikuti saja. Tambahkan mereka kedalam daftar follow up Anda, dan selalu kabarkan perkembangan bisnis Anda.

2. ali makna di balik kata TIDAK, temukan solusinya.
Jadikan penolakan sebagai peluang untuk melakukan riset yang berharga. Dalam setiap kata TIDAK, terdapat serpihan informasi yang akan membantu Anda menyempurnakan metode, dan produk Anda. Alih-alih menyelinap keluar dari rumah atau kantor yang Anda datangi, tetaplah duduk di sana selama Anda diizinkan tuan rumah, dan cobalah mengorek keterangan dari mereka.
Apa yang mereka tahu tentang bisnis atau produk yang sedang Anda tawarkan, yang tidak Anda ketahui? Cari tahu alasan sebenarnya kenapa mereka tidak menyukai produk Anda. Apa yang mereka butuhkan? Mungkin cara penawaran Anda kurang menarik atau Anda datang di waktu yang tidak tepat, dll. Temukan jawabannya.

3. Jangan menyamaratakan kata TIDAK.
Tidak ada produk atau jasa yang tepat bagi setiap orang. Jika Anda ditolak, sadari bahwa bukan Anda yang ditolak. Yang ditolak hanyalah produk atau jasa Anda. kemungkinan Anda belum menentukan secara spesifik ceruk Anda. Atau mungkin Anda mendekati orang yang kurang tepat. Sebelum anda meninggalkan pertemuan, tanyakan kepada orang yang sedang Anda dekati apakah ia bisa menyarankan orang lain yang mungkin tertarik dengan produk atau jasa Anda. Selalu minta referensi atau rekomendasi untuk Anda.

4. Dapatkan kata “Ya” lain kali. Never Give Up!
Sudah sering kita mendengar kisah para wirausaha sukses yang dengan gigih kembali dan kembali mengetuk pintu rumah itu, kadang-kadang sampai bertahun-tahun. Mereka menunjukkan sikap: “Akan saya tunjukkan kepada mereka” yang tak tergoyahkan. Dan selalu katakan pada diri Anda sendiri : “Suatu hari , saya pasti dapatkan deal itu!”
Yang terpenting adalah jangan pernah putus asa dan kehilangan antusiasme Anda, jangan biarkan penolakan menghalangi jalan Anda untuk mewujudkan ide besar Anda dan menghentikan langkah Anda menuju sukses, Ingat selalu : “Penolakan itu Biasa, Penerimaan baru Luar Biasa !” Angkat telepon, dan teleponlah orang berikutnya dalam daftar Anda. Just Perform, Do Your Best !

****

LINGKUNGAN KERJA

Mengetahui Kebiasaan – kebiasaan yang disukai Bos

Semua bos menginginkan pegawai yang bisa mengerjakan tugas dengan baik. Berikut, panduan untuk memastikan, Anda termasuk dalam daftar orang-orang yang disukai bos.
Komunikasi dan komunikasi terutama di awal hubungan Anda, ketika Anda atau bos Anda masih baru dalam pekerjaan itu.

Hati-hati. Jangan memberikan terlalu banyak informasi kepada bos dan dan jangan mengajukan terlalu banyak pertanyaan. Perlu diingat, tak ada yang namanya pertanyaan bodoh. Anggap itu sebagai pengumpulan informasi. Tanyakan secara langsung kepada bos apakah Anda sudah memberikan kecukupan informasi kepada bos atau terlalu banyak informasi.

Hargai kata bos
Bos menghargai pendengar yang responsif. Jika bos minta Anda mengerjakan sesuatu atau menyarankan cara tertentu untuk meningkatkan pekerjaan Anda, tunjukkan, Anda mendengarkan.

Kerja sama
Jika bos punya ide baru, beri respon secara konstruktif ketimbang mengha¬langinya. Bersedia cari ide untuk menyelesaikan sesuatu.

Bangun hubungan
Anda akan membuat bos Anda tampak balk jika Anda mengembangkan hubungan baik dengan konsumen departemen Anda, di dalam dan di luar perusahaan. Jelaskan pelajaran yang Anda dapatkan kepada bos. Misalnya cara memberikan layanan konsu¬men yang lebih baik. Ini juga akan mem¬bantu perkembangan karier Anda sendiri. Jadi pada akhirnya semua orang untung.

Tahu cara bergaul
Apakah bos Anda berorientasi pada detail atau seseorang yang terus berpikir di awang-awang? Kepribadian bos itu luar biasa penting. Yang juga sama pentingnya adalah tahu apa yang diinginkan bos dari pegawai. Sebagai contoh, bos yang berorientasi pada detail mengharap semua pegawainya berorientasi pada detail juga. Tapi bos yang tak punya banyak waktu untuk detail kemungkinan menghargai pegawai yang punya keterampilan ini.


Tahu hal-hal yang tidak disukai bos

Jika manager Anda sering mengatakan tak ingin diinterupsi di pagi hari, jangan masuk ruangan bos untuk meng update proyek di pagi hari.
Antisipasi kebutuhan-kebutuhan bos Sesudah bekerja beberapa saat dengan bos, Anda harusnya bisa menduga informasi yang diinginkannya sebelum menyetujui PO Anda.
Akan lebih baik lagi jika Anda sudah menyiapkannya sebelumnya.

Berpikir satu tingkat lebih tinggi Anda harus menyelesaikan pekerjaan Anda sendiri. Saat manager memikirkan siapa yang pantas dipromosikan, mereka akan cari orang-orang yang mengerti masalah yang sedang dihadapi bos.

Membuka diri terhadap hal-hal baru (belajar dari pengalaman orang lain)
Saat bos mendatangi Anda dengan ide-ide barunya, jangan tolak begitu saja, disini Anda harus menempatkan satu tingkat lebih rendah dari Bos. Jika Anda merasa ide itu tak akan jalan, usulkan untuk diskusi lebih lanjut secara lebih dewasa dan bertanggungjawab.

Bekerja secara antusias
Berdebat dengan bos atas semua permintaannya bukan strategi yang baik, begitu juga tunduk dan menerima segala sesuatu yang dikatakan bos. Manager lebih suka dengan orang yang menunjukkan bersemangat dengan pekerjaannya.

Semoga bermanfaat dan Salam Hebat Luar Biasa !

*
Manfaatna bisa karasa dimana pola ieu dijieun
Mugia sing kapanggih dunyana,
Jamuga lahirna katepi sagala harepanna

Ahuuung !

Published in: on 11 Agustus 2012 at 4:48 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

HIDUPku KENDARAANku

Hidup sebagai manusia di jaman modern ini tentunya tidak lepas dari kebutuhan transportasi, baik sarana transportasinya yaitu kendaraan, maupun infrastruktur transportasinya yaitu adanya jalan yang menghubungkan satu lokasi dengan lokasi yang lain. Saking seringnya kita berinteraksi dengan kedua hal tersebut, tanpa kita sadari kehidupan kitapun telah memodel pola dan keterkaitan di anatar keduanya. Hari ini, di bawah hujan pagi aku melihat kendaraan yang mogok di sebuah jalan utama, polisi dan beberapa orang segera membantu agar jalanan tidak menjadi macet karenanya,,, melihat hal itu, terngiang-ngiang di telinga saya sebuah lagu dari masa kecil saya,,, lagu yang sering saya pakai untuk mengolok-olok kendaraan yang mogok di jalan,,, lagu “Si Jago Mogok”-nya Tante Titiek Sandhora. Saya menjadi malu sendiri mengingat kelakuan nakal saya itu.

Kalau kita gunakan kendaraan sebagai metafora dari Kehidupan, maka kehidupan pribadi kita adalah kendaraan pribadi kita,,, bisa saja berbentuk sebuah sepeda gayung, bisa berbentuk mobil pickup, bisa juga berbentuk bis, atau mobil sedan yang mewah, bahkan sebuah pesawat,,, ini adalah sebuah pilihan, dan pilihan kita akan kehidupan pribadi kita tentunya memiliki kelebihan yang berbeda dg pilihan yang lain, dan juga memiliki konsekwensi yang berbeda pula. Sama seperti membandingkan sepeda gayung dengan bis, kehidupan pribadi yg sederhana tentunya tidak terlalu menuntut kebutuhan finansial sebanyak kehidupan pribadi yang suka membantu banyak orang yang saya metaforakan sebagai bis. Apapun kehidupan anda saat ini, itu adalah kendaraan yang paling pas untuk anda,,, saya sebut pas karena andalah yang memilihnya, bukan orang lain, bukan pula alam semesta. Dan kabar baiknya, anda bisa mengganti pilihan kehidupan anda dengan cara menukar-tambahkan dengan pilihan kehidupan yang lain,,, sama persis seperti ketika anda menjual motor butut anda, dan menjadikannya sebagai uang muka motor matic seri terbaru.

Marilah kita lihat lebih jauh ke dalam kehidupan pribadi kita,,, kita masuki kendaraan pribadi kita, pasti akan ada sarana untuk menggerakkan kendaraan ini,,, bisa kita sebut mesin (atau dalam ilmu mekanika sering disebut sebagai pesawat), bisa mesin berbahan bakar, bisa mesin elektrik, bisa juga mesin berbahan bakar nasi pecel. Mesin ini adalah pikiran bawah sadar kita, sesuatu yang bergerak sesuai dengan pola rancang bangun yang didesain bahkan sebelum kendaraan ini bisa bergerak. Dan ada sistem kemudi, termasuk di dalamnya adalah rem, ini mewakili kesadaran kita, sesuatu yang dipergunakan sesuai dengan pilihan logika yang paling sesuai untuk menentukan respon paling sesuai untuk suatu kondisi,,, bisa dipakai untuk menghindari sebuah lubang, bahkan bisa dipakai untuk mengarahkan kehidupan menabrak pohon di pinggir jalan. Kendaraan selalu membutuhkan perawatan dan bahan bakar, kehidupan kitapun juga membutuhkannya,,, itu sebabnya anda membaca kisah-kisah motivasi, anda belajar hal-hal baru, bahkan anda melakukan introspeksi atau pemeriksaan diri.

Tidak selamanya anda bersama kendaraan pribadi anda, kadang anda harus memarkirnya untuk sementara dan anda ke kantor untuk menjadi sopir bagi kendaraan perusahaan anda. Dalam kehidupan kita juga, kita sering harus meninggalkan kehidupan pribadi kita, untuk berkerja pada orang lain, untuk berkerja mengantarkan suatu barang ke rumah pelanggan perusahaan anda, sebuah tempat yang bukan tujuan pribadi anda … dalam kehidupan kita, kadang kitapun harus meninggalkan untuk sementara kehidupan pribadi kita, mengalahkan keinginan pribadi kita, bahkan kadang menyangkal diri kita sendiri,,, untuk melaksanakan impian orang lain, karena kita membutuhkan imbalan finansial yang kita harapakan cukup untuk membiayai perawatan kendaraan pribadi anda, atau dalam skala yang lebih jauh mungkin anda berharap bisa menukar tambah kendaraan pribadi anda dengan kendaraan pribadi yang lebih efisien dan mutakhir. Seseorang bisa saja memiliki kendaraan pribadi sebuah Mobil Sport, namun ada kalanya dia harus pura-pura tidak memilikinya hanya demi bekerja sebagai sopir Truk Sampah di negeri Jiran, yang gajinya sangat luar biasa besar meski pekerjaannya banyak dinilai orang menjijikkan. Kadang sebagai terapis, sebagai dokter, sebagai psikolog,,, seseorang sering harus mengalahkan ego pribadinya karena kehidupan mereka yang sudah baik,,, demi menolong sesama yang kehidupannya amburadul, bahkan rusak, bahkan bau busuk,,, tidak selalu demi uang, tapi bisa juga rasa puas dari si ego itu sendiri.

Sebuah kendaraan, akan sulit sekali dikemudikan bila dia sedang mogok atau sedang diam,,, demikian jugalah dengan kehidupan, akan sulit sekali diarahkan dan diberdayakan bila tidak ada pergerakan emosional dan fisik yang signifikan. Dan, sebagai seorang sopir,,, kita akan mulai memutar kunci kontak, ketika kita sudah tahu mau ke mana, dan kita tahu kecukupan bahan bakar dan kelayakan kondisi kendaraan kita, Seseorang akan mulai melakukan apa saja, ketika dia tahu kemana arah pencapaiannya, keyakinan diri bahwa dia bisa memenuhi hal-hal yang diperlukan untuk mencapainya. Dalam kendaraan bermotor kita juga temukan kaca depan yang begitu luas untuk melihat ke depan, tetapi cuma ada kaca kecil yang berfungsi sebagai kaca spion untuk melihat ke belakang. Seharunya memang demikianlah kita memandang jalan kehidupan yang akan kita lewati, fokus dengan penuh harapan melihat ke depan, dan hanya sesekali melihat ke belakang untuk introspeski dan mengingat pembelajaran yang pernah kita dapatkan. Di sepanjang jalan, kita juga sering melihat iklan tempat wisata, iklan restoran, iklan tukar tambah kendaraan, dan sebagainya,,, cerita2 motivasi, pelatihan2 pemberdayaan diri diharapkan bisa menarik anda untuk menikmati kehidupan yang lebih baik dan berarti dibandingkan rutinitas anda saat ini.

Ada kalanya kita memodifikasi kendaraan untuk disesuaikan dengan selera dan tantangan jalan yang akan kita lewati, kehidupan kitapun sering kali kita modifikasi untuk disesuaikan dengan tingkat kepuasan yang lebih baik dan kondisi dari lingkungan yang tidak bisa kita rubah. Semakin menyadari bahwa kondisi kehidupan saat ini hanyalah sebuah kendaraan, maka tentunya akan lebih mudah bagi seseorang untuk memodifikasi bahkan menukar tambahkan dengan kehidupan yang jauh lebih baik. Namun tidak jarang pula, kita temukan keterikatan batin yang luar biasa kuat antara seseorang dengan kendaraan yang berhasil dia miliki untuk pertama kalinya. Ikatan emosial semacam inilah yang menyebabkan seseorang sulit sekali untuk mengadaptasi perubahan dan mencapai tingkat kehidupan yang selama ini belum pernah dia bayangkan.

Saat remaja, saya pernah bersama beberapa orang teman memilih untuk naik sepeda motor dari Malang menuju Jakarta. beberapa orang tua mengatakan ini sebagai tindakan ugal-ugalan. Bahkan ada beberapa di antar kami harus berbohong kepada orang tua untuk melaksanakan ide gila ini. Saya pribadi menganggap ini sebagai upaya mencoba batas yang lebih jauh dari yg selama ini sudah saya capai. tentunya motor kami butuh beberapa kali perawatan yang mutlak dilakukan dalam upaya mencapai kota Jakarta. Setelah mencapai kota Jakarta, kamipun terlena dengan pencapaian ini dan mulai berpikir lebih rumit untuk pulang. Ketika kita mencapai suatu tingkat keberhasilan yang diperoleh dengan perjuangan lahir batin yang luar biasa, maka kitapun akan berpikir dua kali apabila terpaksa harus menjalani kembali kehidupan masa lalu yang ‘mengerikan’,,, kehidupan sebagai “Si Jago Mogok”.

Mungkin saat ini, anda bertanya-tanya,,, sebenarnya apakah kendaraan kehidupan anda saat ini? apakah anda masih cinta mati dengannya? ataukah anda sudah muak masuk ke bengkel tiap bulan dan ingin segera menukar tambah dengan yang lain?,,, apapun itu, saya yakin telah tersedia kendaraan yang jauh lebih baik dari pada kendaraan anda saat ini, yang menunggu anda untuk berani mengendarainya,,, jarak antara anda dan kendaraan itu hanyalah sebuah keputusan,,, sebuah keberanian untuk memutuskan.

_/\_
semangat mengendarai,,,
ooops, jangan lupa dicuci kalau habis lewat tempat2 berlumpur

inspirasi dari yang hidup untuk yang hidup dari kehidupannya

Published in: on 3 Agustus 2012 at 5:58 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Siapa & Apa ?

Tuhan?
Energi kosmik?
Alam semesta?

Banyak orang berdebat tentang apakah ada Tuhan?, atau apakah Tuhan itu?. Apakah Tuhan adalah sosok pribadi, yang “duduk dissebuah singgasana” mendengarkan dan memberikan permintaan kita?, ataukah Tuhan adalah semua energi yang ada di seluruh alam semesta?

Di KITAB-KITAB mengatakan Tuhan adalah INTI dari segala ROH/RUH. Ia juga mengatakan bahwa roh, yang diberikan oleh Tuhan, adalah apa yang memberikan manusia untuk kelangsungan HIDUP menuju pada keSEMPURNAan keHIDUPannya.

CAHAYA/pemahaman/ILMU/pengeTAHUan,,,, Dan akhirnya, ia mengatakan bahwa Tuhan adalah Cahaya Penting untuk memahami bahwa manusia kuno menggambarkan Tuhan dengan kosa kata kuno dan sekumpulan gagasan kuno, tetapi KITA BISA MEMBERI NAFAS YANG BARU PADA AYAT-AYAT DALAM KITAB-KITAB dengan BENAR-BENAR MEMAHAMI APA YANG DIKATAKAN.

Apakah itu cahaya?,,, Cahaya adalah energi.
Ketika seseorang MATI OTAKnya, tidak ada register aktivitas listrik pada tes EEG.
Mengapa? Karena ROHnya, yang merupakan pembawa HIDUP kepada tubuh dan pemahaman terhadap PIKIRan, adalah energi listrik,,, dan ketika roh meninggalkan tubuh, tubuh MATI karena energi yang mendukung tubuh tidak lagi hadir.

Tuhan adalah cahaya itu sendiri, jadi “dia” adalah energi, dan kita adalah makhluk spiritual (yang mempunyai spirit/roh). Maka Tuhan, dan cahaya, dan energi, dan esensinya masing-masing dari kita sebagai makhluk roh, adalah semua sama (mahluk spiritual). Kita semua terbuat dari esensi fisik dan rohani yang sama, energi.

Segala sesuatu yang ada di alam semesta terdiri dari energi. Setiap Atom memiliki elektron, partikel sub-atom yang mengandung muatan listrik , yang mengorbit di sekitar inti atom. Setiap atom memiliki energi.

Benar, beberapa atom memiliki energi LEBIH dari yang lain, beberapa memiliki elektron yang mengorbit disekitar inti mereka lebih dari yang lain, dan beberapa bergerak lebih cepat daripada yang lain.
Energi pada sepotong kayu bergerak sangat lambat dibandingkan dengan energi yang berada dalam panci berisi air mendidih, namun keduanya mengandung energi yang sama.
Ada sebuah hukum ilmiah yang menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, hanya berubah bentuk (kekekalan energi). Untuk lebih tepatnya, “ia” menyatakan bahwa dalam sistem tertutup (alam semesta kita, untuk tujuan diskusi kita) energi dilestarikan. Dengan kata lain, semua energi yang pernah ada, yang hadir di AWAL, masih tetap ADA.

Tuhan yang adalah semua energy (meliputi zat/dzat sebuah benda), yang pada awalnya mengambil dari energiNya sendiri untuk membuat segala sesuatu yang ada. Para peneliti Alkitab telah membuat banyak bahasa asli dari Kitab-kitab mengatakan bahwa kata “menciptakan” berarti “ex nihilo” atau “dari ketiadaan”.

Dengan kata lain, Tuhan membuat segala sesuatu dari ketiadaan,,, seperti ADAM (arab: TIDAK ADA), diCIPTAkan/diJADIkan menjadi ADA (sifat TUHAN=WUJUD).

ADAM = bukti keberADAan WUJUD TUHAN, diciptakan pendamping yaitu HAWA (Udara/O2) untuk kelangsungan HIDUPnya.

*** lanjuuutttt,,,,

Kita harus memahami bahwa penulis kitab telah menggunakan kosakata sendiri dan pengetahuan mereka yang terbatas untuk menjelaskan apa yang mereka pikir mereka lihat atau “diberi tahu”. Kenyataan bahwa alam semesta mungkin telah “muncul” entah dari mana tidak berarti bahwa ia diciptakan dari ketiadaan.

Banyak bentuk energi yang tidak dapat dilihat oleh kita. Karena “Tuhan” adalah energi, dan kita tahu bahwa segala sesuatu yang ada terbuat dari energi, dan ingat bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, kita “melihat” bahwa Tuhan telah mengambil dari “kolam “energi yang sudah ada, yang Ia menciptakan segala sesuatu yang ada. Oleh karena itu, tidak hanya merupakan atom dan molekul dan partikel sub-atom dalam rumput yang dibuat oleh Tuhan, mereka adalah bagian dari Tuhan itu sendiri. Tuhan mengambil energiNya, dan mengubah penampilannya menjadi beberapa sehingga terlihat menjadi bagian berbeda.

Tapi ini masih bagian dari Dia, seperti jantung kita, dan jantung kita adalah bagian dari diri kita. Jadi setiap rumput, setiap hujan, setiap binatang, setiap manusia, setiap mikroorganisme biologi, setiap molekul kayu yang membentuk kursi yang Anda duduki adalah TUHAN. Tidak hanya bagian dari Tuhan, tapi adalah Tuhan.

SEGALA SESUATU adalah SUCI, karena semuanya terbuat dari energi yang adalah Tuhan. Ini akan menghapus garis pemisah antara yang sekuler dan sakral.

Bagaimana bisa mengatakan seperti itu?,,,
kita mungkin berpikir bahwa untuk mengatakan semuanya adalah BAGIAN Tuhan agak bisa dimengerti, tapi untuk mengatakan bahwa segala sesuatu ADALAH TUHAN,,,
Hmm,,, bagaimana bisa?

Setiap partikel terdiri dari materi dan energi yang beresonansi pada frekuensi tertentu, dan bahwa setiap partikel tunggal saling terhubung dan merespon setiap partikel lainnya melalui frekuensi tersebut. Semua terhubung, bagian dari keseluruhan yang sama dan bagian dari sistem komunikasi yang saling terhubung. Coba kita memasukkannya ke dalam istilah dunia yang lebih konkrit.

Sebuah sel, atau molekul, atau atom pada satu sisi, misalnya di Amerika Serikat, dapat berkomunikasi dengan sel lain, molekul atau atom di sisi lain dunia, misalnya di Cina , karena mereka mampu memberi sinyal satu sama lain dengan frekuensi yang berosilasi, dan komunikasi ini terjadi non- lokal dan hampir secara instan. Ini seperti apa yang terjadi dengan radio. Ada banyak frekuensi di luar sana dengan orang-orang berbicara didalamnya, atau bermain musik, dan yang harus Anda lakukan adalah memutar tombol radio untuk mencari frekuensi yang berbeda untuk mendengar yang mereka lakukan. Maka jika Anda memiliki pemancar Anda dapat berbicara kembali kepada mereka. Itulah apa yang atom, molekul dan sel lakukan. Mereka menyesuaikan ke frekuensi apa pun yang mereka telah pesan untuk berkomunikasi dengan sel lainnya di seluruh dunia atau alam semesta, dalam rangka mencapai tujuan apa pun yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan.

Sekarang, orang dapat menerima gagasan bahwa sel, molekul dan atom di tubuh mereka berkomunikasi satu sama lain sehingga tubuh dapat berfungsi seperti yang seharusnya. Tubuh adalah sebuah sistem tertutup, seperti halnya alam semesta. Semua partikel dalam tubuh saling berkomunikasi sehingga tubuh dapat berfungsi secara efisien, semua partikel di alam semesta melakukan hal yang sama. Mereka semua terhubung. Seperti satu tubuh yang besar. “Tubuh Tuhan”.

Pada dasarnya, semua energi adalah Tuhan , dan tidak ada hal seperti yang “terpisah dari Tuhan”. Tuhan tidak dapat dipisahkan dari tubuhnya sendiri. “kemanapun kamu menghadap disitu wajahku”,,,,

Sama seperti kita jika kita sakit, Tuhan melakukan apa pun yang diperlukan untuk membawa bagian-bagian tubuhnya yang keluar dari jajarannya untuk kembali ke dalam hubungan yang tepat kepadanya, Jika bagian tubuh kita tidak berfungsi secara benar karena frekuensinya yang salah, mengoreksi perbedaan frekuensi sering menyembuhkan penyakitnya.

Sebagai contoh, semua sel di jantung manusia harus bergerak pada saat yang sama agar jantung berfungsi dengan baik. Jika beberapa sel berdenyut pada saat yang salah, orang itu akan mendapat serangan jantung atau kondisi jantung serius lainnya didapatkan.

Tapi ada teknik untuk membantu semua energi sel-sel ini sesuai lagi sehingga orang tersebut dapat disembuhkan. Ini adalah sama bagi Tuhan dan hubungannya dengan kita. Segala sesuatu di alam semesta adalah dibentuk untuk mengoreksi dirinya sendiri, termasuk hubungan kita dengan Dia.
Semuanya, dari kesehatan kita, keuangan kita, polusi udara, untuk hubungan dengan luar, untuk pergerakan bintang dan planet,,,, semuanya terhubung, saling mengoreksi diri, tapi masih dalam kemampuan kita untuk mempengaruhi hasil.

Sama seperti “PIKIRan” Tuhan yang menjadikan seluruh dunia menjadi ada, kita juga bisa mengubah jalannya peristiwa dengan mengubah frekuensi osilasi yang membuat terjadinya komunikasi dalam sistem menjadi mungkin, melalui PIKIRan, keYAKINan, dan peRASAan.
Tuhan, yang adalah energi murni, yang membuat semua ini mungkin. Dia membangun jaringan ini yang membuat semuanya terjadi. Seluruh alam semesta terdiri dari energi, tapi itu adalah intelejensi, pola cerdas dan interaksi energi ini yang membuatnya menjadi Ilahi.

Tidak ada hal seperti kekacauan, tidak ada hal seperti keacakan, segala sesuatu yang terjadi disebabkan oleh beberapa gangguan dalam frekuensi yang berosilasi di suatu tempat di dunia atau alam semesta, dan hal ini disebabkan oleh seseorang atau sesuatu,,,, Entah Tuhan, atau Anda , atau saya, atau organisme lain atau hal yang menyebabkan perubahan frekuensi yang mengatur materi dan energi, dan perubahan yang terjadi.

Bagaimana kita bisa mengatakan semuanya adalah bagian dari Tuhan , dan pada kenyataannya semua adalah Tuhan ?,,,, *mari sama-sama renungkan,,,, karena setiap molekul, atom dan partikel yang ada terhubung dengan kerangka energi dari frekuensi bergetar yang membuat komunikasi di antara setiap bagian menjadi mungkin.

Semua molekul, sel, atom dan partikel terhubung satu sama lain pada setiap saat, dan mempengaruhi satu sama lain. Ini kegiatan satu sistem besar yang dirancang untuk bekerja bersama-sama,Saya. otak saya dapat berkomunikasi dengan Anda, dan otak Anda dapat berkomunikasi dengan kucing anda, otak saya dapat berkomunikasi dengan sel tubuh saya sehingga mereka dapat dituntun untuk menyembuhkan diri sendiri, dan otak Anda dapat membantu energi penyembuhan langsung ke tubuh orang lain yang membutuhkan penyembuhan.

Tuhan menggunakan sistem energi yang sama ini untuk berkomunikasi dengan otak kita, dengan sel kita, dengan hujan yang menyusun badai, untuk apa pun. Ini alasan mengapa bintang-bintang dan planet-planet dan medan elektromagnetik mereka memPENGARUHi PIKIRan, peRASAan dan periLAKU kita.

Astrologi adalah bukan hanya beberapa serpihan pemikiran New Age. Dan kemampuan Psikis sebenarnya nyata, dan apa yang dibicarakan dalam kitab-kitab ketika berbicara tentang karunia ROHani seperti karunia keNABIan, atau keBIJAKSANAan, atau pengeTAHUan.

Dan karunia Mukjizat Penyembuhan adalah contoh kemampuan untuk memanipulasi energi ini kerangka frekuensi yang berosilasi sehingga Anda dapat langsung untuk melakukan apa yang Anda dan roh-roh orang mati, yang sebenarnya adalah jumlah total yang energik esensi orang itu, memang ada di lain dimensi dan dapat berkomunikasi dengan kita, dan kita dengan mereka, jika kita belajar bagaimana untuk masuk ke frekuensi mereka, energy yang telah “membawa sesuatu” pengeTAHUan, yang “telah HIDUP” dan berbagi pengeTAHUan dengan yang “masih HIDUP”.

Hal ini menempatkan semua supernatural akhirnya menjadi sangat jelas secara fisik, dunia alam (Alam SADAR & ALAM BAWAH SADAR). Segala sesuatu yang kita pikir ajaib dan secara fisik tidak mungkin dapat terjadi. Dan orang-orang yang kita anggap sebagai penyihir, paranormal, supranatural,,,dll. hanyalah orang- orang yang telah lama belajar untuk memanipulasi kerangka dari osilasi frekuensi energik ini.

Mereka belajar menghubungkan energi mereka melalui mantra- mantra dan ritual.
Umat berAGAMA belajar untuk mengarahkan energi mereka melalui doa. Beberapa orang belajar energi ini melalui meditasi dan visualisasi. Itu semua adalah manipulasi dari jaringan energi yang sama. Salah satu cara untuk memanipulasi itu tidaklah lebih baik dari yang lain.

Doa tidak lebih baik dari sebuah mantra. Keduanya bekerja hanya karena sang pengguna mengarahkan fokus dan energinya menuju titik tertentu,,,, Dan Tuhan telah menetapkan kekuatan tersebut supaya ketika kita kita mengarahkan energi kita pada frekwensi/gelombang otak, PIKIRan dan keYAKINan kita, peRASAan ke arah tertentu akhirnya, hal itu akan terjadi.

Apa pun teknik yang kita gunakan untuk mengarahkan energi ini, tidak masalah. Yang penting adalah bahwa kita mempelajari kekuatan PIKIRan, peRASAan dan keYAKINan kita. Tuhan adalah CINTA karena cinta adalah alat yang paling kuat yang kita miliki untuk mengARAHkan ENERGI ini.
Ketika Cinta adalah alasan kita mengarahkan energi kita melalui PIKIRan kita menuju tujuan tertentu, ia adalah energi yang paling kuat yang ada, dan tujuan akan mendatangkan hasil. Segala sesuatu bekerja bersama untuk kebaikan. Mungkin Kita tidak mengerti bagaimana caranya, tapi itu selalu benar. Kita bisa yakin itu benar karena semuanya adalah bagian dari Tuhan dan adalah Tuhan, sehingga tidak ada kesalahan.

keBENARan atau pun keSALAHan adalah BAGIAN yang TIDAK BISA DIPISAHkan dari PROSES keSEMPURNAan dalam SATU kerangka RUANG & WAKTU,,, sementara TUHAN adalah energy CINTA, keBENARAN, keSALAHan, yang mempunyai keRANGKA serta tidak terIKAT RUANG & WAKTU,,, karena TUHAN MELIPUTI SEGALA SESUATU.

Salam Sinergi _/\_

Published in: on 10 Mei 2012 at 5:59 am  Comments (1)  

keSADARan Universal

lalakon anu baris ngarobah HIRUP jeung kaHIRUPan

Video

Published in: on 1 Mei 2012 at 8:33 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

K A I – J A T I

Aya hiji jelema, manehna kapanasan rek NGIUHAN tina panasna panon poe sanggeus gawe. Ari ANU AYA DIDINYA ngan ukur tangkal KAI JATI.

CEUK PIKIRna, ngan ieu hiji2na tempat keur ngiuhan anu aya didinya.
Bari cicing dihandapeun eta tangkal kai jati teh manehna ngocoblak dina hatena,,,,

“deuh ieu tangkal teh lamun dipikir2 meni teu guna, dipake ngiuhan ngan ukur kalangkang tangkalna anu bisa dipake ngiuhan teh,,,, keur mah nyelenceung ruhur, jaba daunna loba anu gararing ngadon ngabalaan, paling banter daunna dipake bungkus dahareun”

Ti kajauhan aya sababaraha anu ngaliwat, bari sing geleneng ngaromongkeun anu keur anteng ngiuhan, aya anu nyarita kieu,,,

“naha mun ceuk urang mah mun neangan tatangkalan anu hieum gomplok ku daun jang ngiuhan mah”,,,,

aya oge anu nyarita kieu,,,

“batur ge apaleun tong boroning panas, dalah hujan ge moal bisa nadah cai”,,,

jeung rea2 deui anu ngaromong jeung alesanna.

Sanggeus eta tempat sepi tinu ngiuhan jeung anu ngaraliwat,
tangkal JATI teh nyarita sorangan,,,,


pek weh kumaha maraneh rek nyarita naon ge, rek ngomong kuring teu bisa keur ngiuhan, euweuh alaeun, teu guna, jeung sajabana,,, eta mah ngan sangkaan jeung prasangka maraneh.

Naha anjeun teu mireungeuh, lamun sabenerna imah jeung gazebo anu dipake ngiuhan maneh teh eta asalna kami, jadi panto imah maneh, jadi jandela oge keur kaca eunteung maneh eta teh kabeh asalna ti kami !

Ke dimana kami geus hese diteangan dimana-mana, anjeun bakal mikir keur neang gaganti kami, anu gunana sarua jeung kami. Nyatana keur ngihuhan, jang kaca enteung, keur panto, oge keur jandela pikeun maneh ningali jeung kaluar asupna caangna panon poe.

nyaman jeung teu nyaman mah ngan prasangka nu aya dina pikiriran maneh.
Kitu oge sangkaan jeung prasangka diantara maraneh.

keur kami mah teu masalah !,
asal maneh nyaman, genah tur tumaninah,,, !

keur kami, najan geus paeh dituar, atawa rek jadi nanaon ge kumaha karep, najan ancur dipake suluh ge kuring mah tetep nyaman, ka ala manfaatna keur anu masak.

HIJI anu dipikaHARIWANG ku kami mah, bisi dina HIRUP kami teu jadi KAI JATI.


Cag.

_/\_
Rahayu

-BS-
Borneo:20112011

Published in: on 11 November 2011 at 2:02 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Lilin

ketika kita ditanya untuk apa LILIN ?,,,
yang umum dan terPIKIR oleh kita adalah keadaan GELAP tanpa Cahaya, dimana kita bisa menggunakannya untuk penerang/menerangi ruangan.

ada sangkaan miring tentang LILIN itu sendiri ketika LILIN dengan tuduhannya,
bahwa “dia” hanya bisa menerangi yang lain,
tetapi tidak untuk dirinya sendiri yang gelap gulita !

padahal tidak demikian,,,
itu hanya prasangka bagi yang melihat keberadaan Cahaya yang dikeluarkan oleh LILIN tersebut. padahal dengan keluarnya cahaya dari LILIN itu, dia bisa melihat dan mengawasi yang ada disekitarnya, tetapi,,, penglihatannya malah berbalik mengomentari si LILIN yang telah memberikan penerangan pada dirinya

sungguh ironis,,,

“dia” telah bisa memberikan Cahaya-nya untuk menerangi sekitarnya. dan dengan keberadaan “diri-nya” dia mampu dan sanggup membagikan & menyalakan lilin-lilin yang lain yang belum menyala. Ratusan, Ribuan bahkan jutaan lilin lainnya.

dan “dia” pun rela membakar habis “tubuh-nya” hingga meleleh dengan api cinta yang memberikan cahaya bagi semua lilin-lilin hingga menyala.
sementara “dia” mengakhiri hidupnya bersamaan dengan “menghilang” keberadaan cahaya api-nya.

SEMPURNA,,,,

_/\_
-BS-

Published in: on 11 November 2011 at 1:53 am  Comments (2)  

Apa & Siapa ?

Tuhan?
Energi kosmik?
Alam semesta?

Banyak orang berdebat tentang apakah ada Tuhan?, atau apakah Tuhan itu?. Apakah Tuhan adalah sosok pribadi, yang “duduk dissebuah singgasana” mendengarkan dan memberikan permintaan kita?, ataukah Tuhan adalah semua energi yang ada di seluruh alam semesta?

Di KITAB-KITAB mengatakan Tuhan adalah INTI dari segala ROH/RUH. Ia juga mengatakan bahwa roh, yang diberikan oleh Tuhan, adalah apa yang memberikan manusia untuk kelangsungan HIDUP menuju pada keSEMPURNAan keHIDUPannya.

CAHAYA/pemahaman/ILMU/pengeTAHUan,,,, Dan akhirnya, ia mengatakan bahwa Tuhan adalah Cahaya Penting untuk memahami bahwa manusia kuno menggambarkan Tuhan dengan kosa kata kuno dan sekumpulan gagasan kuno, tetapi KITA BISA MEMBERI NAFAS YANG BARU PADA AYAT-AYAT DALAM KITAB-KITAB dengan BENAR-BENAR MEMAHAMI APA YANG DIKATAKAN.

Apakah itu cahaya?,,, Cahaya adalah energi.
Ketika seseorang MATI OTAKnya, tidak ada register aktivitas listrik pada tes EEG.
Mengapa? Karena ROHnya, yang merupakan pembawa HIDUP kepada tubuh dan pemahaman terhadap PIKIRan, adalah energi listrik,,, dan ketika roh meninggalkan tubuh, tubuh MATI karena energi yang mendukung tubuh tidak lagi hadir.

Tuhan adalah cahaya itu sendiri, jadi “dia” adalah energi, dan kita adalah makhluk spiritual (yang mempunyai spirit/roh). Maka Tuhan, dan cahaya, dan energi, dan esensinya masing-masing dari kita sebagai makhluk roh, adalah semua sama (mahluk spiritual). Kita semua terbuat dari esensi fisik dan rohani yang sama, energi.

Segala sesuatu yang ada di alam semesta terdiri dari energi. Setiap Atom memiliki elektron, partikel sub-atom yang mengandung muatan listrik , yang mengorbit di sekitar inti atom. Setiap atom memiliki energi.

Benar, beberapa atom memiliki energi LEBIH dari yang lain, beberapa memiliki elektron yang mengorbit disekitar inti mereka lebih dari yang lain, dan beberapa bergerak lebih cepat daripada yang lain.
Energi pada sepotong kayu bergerak sangat lambat dibandingkan dengan energi yang berada dalam panci berisi air mendidih, namun keduanya mengandung energi yang sama.
Ada sebuah hukum ilmiah yang menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, hanya berubah bentuk (kekekalan energi). Untuk lebih tepatnya, “ia” menyatakan bahwa dalam sistem tertutup (alam semesta kita, untuk tujuan diskusi kita) energi dilestarikan. Dengan kata lain, semua energi yang pernah ada, yang hadir di AWAL, masih tetap ADA.

Tuhan yang adalah semua energy (meliputi zat/dzat sebuah benda), yang pada awalnya mengambil dari energiNya sendiri untuk membuat segala sesuatu yang ada. Para peneliti Alkitab telah membuat banyak bahasa asli dari Kitab-kitab mengatakan bahwa kata “menciptakan” berarti “ex nihilo” atau “dari ketiadaan”.

Dengan kata lain, Tuhan membuat segala sesuatu dari ketiadaan,,, seperti ADAM (arab: TIDAK ADA), diCIPTAkan/diJADIkan menjadi ADA (sifat TUHAN=WUJUD).

ADAM = bukti keberADAan WUJUD TUHAN, diciptakan pendamping yaitu HAWA (Udara/O2) untuk kelangsungan HIDUPnya.

*** lanjuuutttt,,,,

Kita harus memahami bahwa penulis kitab telah menggunakan kosakata sendiri dan pengetahuan mereka yang terbatas untuk menjelaskan apa yang mereka pikir mereka lihat atau “diberi tahu”. Kenyataan bahwa alam semesta mungkin telah “muncul” entah dari mana tidak berarti bahwa ia diciptakan dari ketiadaan.

Banyak bentuk energi yang tidak dapat dilihat oleh kita. Karena “Tuhan” adalah energi, dan kita tahu bahwa segala sesuatu yang ada terbuat dari energi, dan ingat bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, kita “melihat” bahwa Tuhan telah mengambil dari “kolam “energi yang sudah ada, yang Ia menciptakan segala sesuatu yang ada. Oleh karena itu, tidak hanya merupakan atom dan molekul dan partikel sub-atom dalam rumput yang dibuat oleh Tuhan, mereka adalah bagian dari Tuhan itu sendiri. Tuhan mengambil energiNya, dan mengubah penampilannya menjadi beberapa sehingga terlihat menjadi bagian berbeda.

Tapi ini masih bagian dari Dia, seperti jantung kita, dan jantung kita adalah bagian dari diri kita. Jadi setiap rumput, setiap hujan, setiap binatang, setiap manusia, setiap mikroorganisme biologi, setiap molekul kayu yang membentuk kursi yang Anda duduki adalah TUHAN. Tidak hanya bagian dari Tuhan, tapi adalah Tuhan.

SEGALA SESUATU adalah SUCI, karena semuanya terbuat dari energi yang adalah Tuhan. Ini akan menghapus garis pemisah antara yang sekuler dan sakral.

Bagaimana bisa mengatakan seperti itu?,,,
kita mungkin berpikir bahwa untuk mengatakan semuanya adalah BAGIAN Tuhan agak bisa dimengerti, tapi untuk mengatakan bahwa segala sesuatu ADALAH TUHAN,,,
Hmm,,, bagaimana bisa?

Setiap partikel terdiri dari materi dan energi yang beresonansi pada frekuensi tertentu, dan bahwa setiap partikel tunggal saling terhubung dan merespon setiap partikel lainnya melalui frekuensi tersebut. Semua terhubung, bagian dari keseluruhan yang sama dan bagian dari sistem komunikasi yang saling terhubung. Coba kita memasukkannya ke dalam istilah dunia yang lebih konkrit.

Sebuah sel, atau molekul, atau atom pada satu sisi, misalnya di Amerika Serikat, dapat berkomunikasi dengan sel lain, molekul atau atom di sisi lain dunia, misalnya di Cina , karena mereka mampu memberi sinyal satu sama lain dengan frekuensi yang berosilasi, dan komunikasi ini terjadi non- lokal dan hampir secara instan. Ini seperti apa yang terjadi dengan radio. Ada banyak frekuensi di luar sana dengan orang-orang berbicara didalamnya, atau bermain musik, dan yang harus Anda lakukan adalah memutar tombol radio untuk mencari frekuensi yang berbeda untuk mendengar yang mereka lakukan. Maka jika Anda memiliki pemancar Anda dapat berbicara kembali kepada mereka. Itulah apa yang atom, molekul dan sel lakukan. Mereka menyesuaikan ke frekuensi apa pun yang mereka telah pesan untuk berkomunikasi dengan sel lainnya di seluruh dunia atau alam semesta, dalam rangka mencapai tujuan apa pun yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan.

Sekarang, orang dapat menerima gagasan bahwa sel, molekul dan atom di tubuh mereka berkomunikasi satu sama lain sehingga tubuh dapat berfungsi seperti yang seharusnya. Tubuh adalah sebuah sistem tertutup, seperti halnya alam semesta. Semua partikel dalam tubuh saling berkomunikasi sehingga tubuh dapat berfungsi secara efisien, semua partikel di alam semesta melakukan hal yang sama. Mereka semua terhubung. Seperti satu tubuh yang besar. “Tubuh Tuhan”.

Pada dasarnya, semua energi adalah Tuhan , dan tidak ada hal seperti yang “terpisah dari Tuhan”. Tuhan tidak dapat dipisahkan dari tubuhnya sendiri. “kemanapun kamu menghadap disitu wajahku”,,,,

Sama seperti kita jika kita sakit, Tuhan melakukan apa pun yang diperlukan untuk membawa bagian-bagian tubuhnya yang keluar dari jajarannya untuk kembali ke dalam hubungan yang tepat kepadanya, Jika bagian tubuh kita tidak berfungsi secara benar karena frekuensinya yang salah, mengoreksi perbedaan frekuensi sering menyembuhkan penyakitnya.

Sebagai contoh, semua sel di jantung manusia harus bergerak pada saat yang sama agar jantung berfungsi dengan baik. Jika beberapa sel berdenyut pada saat yang salah, orang itu akan mendapat serangan jantung atau kondisi jantung serius lainnya didapatkan.

Tapi ada teknik untuk membantu semua energi sel-sel ini sesuai lagi sehingga orang tersebut dapat disembuhkan. Ini adalah sama bagi Tuhan dan hubungannya dengan kita. Segala sesuatu di alam semesta adalah dibentuk untuk mengoreksi dirinya sendiri, termasuk hubungan kita dengan Dia.
Semuanya, dari kesehatan kita, keuangan kita, polusi udara, untuk hubungan dengan luar, untuk pergerakan bintang dan planet,,,, semuanya terhubung, saling mengoreksi diri, tapi masih dalam kemampuan kita untuk mempengaruhi hasil.

Sama seperti “PIKIRan” Tuhan yang menjadikan seluruh dunia menjadi ada, kita juga bisa mengubah jalannya peristiwa dengan mengubah frekuensi osilasi yang membuat terjadinya komunikasi dalam sistem menjadi mungkin, melalui PIKIRan, keYAKINan, dan peRASAan.
Tuhan, yang adalah energi murni, yang membuat semua ini mungkin. Dia membangun jaringan ini yang membuat semuanya terjadi. Seluruh alam semesta terdiri dari energi, tapi itu adalah intelejensi, pola cerdas dan interaksi energi ini yang membuatnya menjadi Ilahi.

Tidak ada hal seperti kekacauan, tidak ada hal seperti keacakan, segala sesuatu yang terjadi disebabkan oleh beberapa gangguan dalam frekuensi yang berosilasi di suatu tempat di dunia atau alam semesta, dan hal ini disebabkan oleh seseorang atau sesuatu,,,, Entah Tuhan, atau Anda , atau saya, atau organisme lain atau hal yang menyebabkan perubahan frekuensi yang mengatur materi dan energi, dan perubahan yang terjadi.

Bagaimana kita bisa mengatakan semuanya adalah bagian dari Tuhan , dan pada kenyataannya semua adalah Tuhan ?,,,, *mari sama-sama renungkan,,,, karena setiap molekul, atom dan partikel yang ada terhubung dengan kerangka energi dari frekuensi bergetar yang membuat komunikasi di antara setiap bagian menjadi mungkin.

Semua molekul, sel, atom dan partikel terhubung satu sama lain pada setiap saat, dan mempengaruhi satu sama lain. Ini kegiatan satu sistem besar yang dirancang untuk bekerja bersama-sama,Saya. otak saya dapat berkomunikasi dengan Anda, dan otak Anda dapat berkomunikasi dengan kucing anda, otak saya dapat berkomunikasi dengan sel tubuh saya sehingga mereka dapat dituntun untuk menyembuhkan diri sendiri, dan otak Anda dapat membantu energi penyembuhan langsung ke tubuh orang lain yang membutuhkan penyembuhan.

Tuhan menggunakan sistem energi yang sama ini untuk berkomunikasi dengan otak kita, dengan sel kita, dengan hujan yang menyusun badai, untuk apa pun. Ini alasan mengapa bintang-bintang dan planet-planet dan medan elektromagnetik mereka memPENGARUHi PIKIRan, peRASAan dan periLAKU kita.

Astrologi adalah bukan hanya beberapa serpihan pemikiran New Age. Dan kemampuan Psikis sebenarnya nyata, dan apa yang dibicarakan dalam kitab-kitab ketika berbicara tentang karunia ROHani seperti karunia keNABIan, atau keBIJAKSANAan, atau pengeTAHUan.

Dan karunia Mukjizat Penyembuhan adalah contoh kemampuan untuk memanipulasi energi ini kerangka frekuensi yang berosilasi sehingga Anda dapat langsung untuk melakukan apa yang Anda dan roh-roh orang mati, yang sebenarnya adalah jumlah total yang energik esensi orang itu, memang ada di lain dimensi dan dapat berkomunikasi dengan kita, dan kita dengan mereka, jika kita belajar bagaimana untuk masuk ke frekuensi mereka, energy yang telah “membawa sesuatu” pengeTAHUan, yang “telah HIDUP” dan berbagi pengeTAHUan dengan yang “masih HIDUP”.

Hal ini menempatkan semua supernatural akhirnya menjadi sangat jelas secara fisik, dunia alam (Alam SADAR & ALAM BAWAH SADAR). Segala sesuatu yang kita pikir ajaib dan secara fisik tidak mungkin dapat terjadi. Dan orang-orang yang kita anggap sebagai penyihir, paranormal, supranatural,,,dll. hanyalah orang- orang yang telah lama belajar untuk memanipulasi kerangka dari osilasi frekuensi energik ini.

Mereka belajar menghubungkan energi mereka melalui mantra- mantra dan ritual.
Umat berAGAMA belajar untuk mengarahkan energi mereka melalui doa. Beberapa orang belajar energi ini melalui meditasi dan visualisasi. Itu semua adalah manipulasi dari jaringan energi yang sama. Salah satu cara untuk memanipulasi itu tidaklah lebih baik dari yang lain.

Doa tidak lebih baik dari sebuah mantra. Keduanya bekerja hanya karena sang pengguna mengarahkan fokus dan energinya menuju titik tertentu,,,, Dan Tuhan telah menetapkan kekuatan tersebut supaya ketika kita kita mengarahkan energi kita pada frekwensi/gelombang otak, PIKIRan dan keYAKINan kita, peRASAan ke arah tertentu akhirnya, hal itu akan terjadi.

Apa pun teknik yang kita gunakan untuk mengarahkan energi ini, tidak masalah. Yang penting adalah bahwa kita mempelajari kekuatan PIKIRan, peRASAan dan keYAKINan kita. Tuhan adalah CINTA karena cinta adalah alat yang paling kuat yang kita miliki untuk mengARAHkan ENERGI ini.
Ketika Cinta adalah alasan kita mengarahkan energi kita melalui PIKIRan kita menuju tujuan tertentu, ia adalah energi yang paling kuat yang ada, dan tujuan akan mendatangkan hasil. Segala sesuatu bekerja bersama untuk kebaikan. Mungkin Kita tidak mengerti bagaimana caranya, tapi itu selalu benar. Kita bisa yakin itu benar karena semuanya adalah bagian dari Tuhan dan adalah Tuhan, sehingga tidak ada kesalahan.

keBENARan atau pun keSALAHan adalah BAGIAN yang TIDAK BISA DIPISAHkan dari PROSES keSEMPURNAan dalam SATU kerangka RUANG & WAKTU,,, sementara TUHAN adalah energy CINTA, keBENARAN, keSALAHan, yang mempunyai keRANGKA serta tidak terIKAT RUANG & WAKTU,,, karena TUHAN MELIPUTI SEGALA SESUATU.

Salam Sinergi _/\_

Published in: on 10 November 2011 at 8:03 am  Comments (6)