Lilin

ketika kita ditanya untuk apa LILIN ?,,,
yang umum dan terPIKIR oleh kita adalah keadaan GELAP tanpa Cahaya, dimana kita bisa menggunakannya untuk penerang/menerangi ruangan.

ada sangkaan miring tentang LILIN itu sendiri ketika LILIN dengan tuduhannya,
bahwa “dia” hanya bisa menerangi yang lain,
tetapi tidak untuk dirinya sendiri yang gelap gulita !

padahal tidak demikian,,,
itu hanya prasangka bagi yang melihat keberadaan Cahaya yang dikeluarkan oleh LILIN tersebut. padahal dengan keluarnya cahaya dari LILIN itu, dia bisa melihat dan mengawasi yang ada disekitarnya, tetapi,,, penglihatannya malah berbalik mengomentari si LILIN yang telah memberikan penerangan pada dirinya

sungguh ironis,,,

“dia” telah bisa memberikan Cahaya-nya untuk menerangi sekitarnya. dan dengan keberadaan “diri-nya” dia mampu dan sanggup membagikan & menyalakan lilin-lilin yang lain yang belum menyala. Ratusan, Ribuan bahkan jutaan lilin lainnya.

dan “dia” pun rela membakar habis “tubuh-nya” hingga meleleh dengan api cinta yang memberikan cahaya bagi semua lilin-lilin hingga menyala.
sementara “dia” mengakhiri hidupnya bersamaan dengan “menghilang” keberadaan cahaya api-nya.

SEMPURNA,,,,

_/\_
-BS-

Published in: on 11 November 2011 at 1:53 am  Comments (2)  

The URI to TrackBack this entry is: https://ncepborneo.wordpress.com/2011/11/11/lilin/trackback/

RSS feed for comments on this post.

2 KomentarTinggalkan komentar

  1. ditampi pisan pangaweruhna kang ..
    nyanggakeun pangabakktosna _/\_


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: